Jumat, 15 Maret 2013

MATERI EKONOMI 2 KELAS X IPS

MATERI EKONOMI 2 
KLS: X IPS
SMT: GENAP
Standar Kompetensi  : 1. Memahami kondisi ketenagakerjaan dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi.

Kompetensi Dasar      : 1.1 Mengklasifikasi ketenagakerjaan

Indikator Pencapaian Kompetensi:
1.1.1.
Menjelaskan tentang pengertian penduduk dan
ketenagakerjaan
 
1.1.2.
Menerangkan angkatan kerja, pekerja, dan pengangguran 
1.1.3.
Menjelaskan tentang kesempatan kerja
1.1.4.
Menjelaskan tentang upaya meningkatkan kualitas kerja
1.1.5.
Menjelaskan pengertian upah dan macam-macam sistem upah

1.      Ketenagakerjaan
Pengertian angkatan kerja, tenaga kerja kesempatan kerja dan pengangguran
Undang-undang RI Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa Ketenagakerjaan adalah segala hal yang berhubungan dengan masalah tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja
Penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu
Tenaga kerja adalah penduduk yang telah memasuki usia kerja serta siap bekerja jika terdapat kesempatan kerja.
Angkatan kerja adalah penduduk yang sedang bekerja atau sedang mencari pekerjaan yang berumur antara 15 – 64 tahun atau Angkatan Kerja (labor force) Adalah tenaga kerja yang siap, mampu dan berkeinginan atau bersedia untuk bekerja jika terdapat kesempatan kerja. Baik yang sudah mendapat pekerjaan maupun yang sedang mencari pekerjaan.
Angkatan kerja yang sudah mendapat pekerjaan disebut pekerja, sedangkan angkatan kerja yang sedang mencari atau belum mendapat pekerjaan di sebut pengangguran.
Pekerja adalah orang-orang yang mempunyai pekerjaan, mencakup orang yang mempunyai pekerjaan dan (saat disensus atau disurvai) memang sedang bekerja, serta orang yang mempunyai pekerjaan, namun untuk sementara waktu kebetulan sedang tidak bekerja, cotohnya petani yang sedang menanti panen atau wanita karir yang tengah menjalani cuti melahirkan.
Pengangguran adalah orang yang tidak mempunyai pekerjaan, atau orang yang tidak bekerja dan masih atau sedang mencari pekerjaan, pembahasan tentang pengangguran akan diuraikan dalam bagian selanjutnya.
Bukan Angkatan Kerja Adalah tenaga kerja yang tidak bekerja, tidak mempunyai pekerjaan dan sedang tidak mencari pekerjaan.
Tenaga kerja yang bukan angkatan kerja dibedakan menjadi penduduk dalam usia kerja yang sedang bersekolah atau kuliah, mengurus rumah tangga (tanpa mendapat upah), serta penerima pendapatan lain yakni mereka yang tidak melakukan suatu kegiatan ekonomi tetapi memperoleh pendapatan seperti tunjangan pensiun, bunga atas simpanan, atau sewa atas milik, serta mereka yang hidupnya tergantung dari orang lain, seperti karena lanjut usia, cacat, di penjara atau sakit kronis.
Kesempatan kerja adalah suatu keadaan dimana peluang kerja tersedia bagi para pencari kerja. Kesempatan kerja merupakan pertemuan antara permintaan tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja di pasar tenaga kerja. Penawaran tenaga kerja datang dari para pencari pekerja, sedangkan permintaan tenaga kerja datang dari pihak yang membutukan tenaga kerja, baik swasta maupun pemerintahan
Kesempatan kerja dapat diartikan juga sebagai jumlah lapangan kerja yang tersedia bagi masyarakat, baik yang sudah ditempati maupun jumlah lapangan kerja yang masih kosong (permintaan tenaga kerja).adalah lowongan yang tersedia untuk diisi oleh pencari kerja.
2.      Sistem Upah.
Upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh, yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan.
Sistem upah merupakan kerangka pengelolaan prihal bagaimana upah diatur dan ditetapan. Sistem upah di Indonesia pada umunya didasarkan pada tiga fungsi,yaitu:
a. Menjamin kehidupan yang layak bagi pekerja dan keluaraga.
b. Mencerminkan imbalan atas hasil kerja seseorang.
c. Menyediakan insentif untuk mendorng meningkatkan produktivitas kerja.
Macam-Macam Sistem Upah
Terdapat beberapa pendekatan yang biasa digunakan oleh pengusaha dalam menentukan sistem upah bagi para pekerjaanya, diantaranya sebagai berikut:
a.       Sistem Upah Menurut Waktu
Sistem ini mendasarkan pembayaran upahnya menurut waktu kerja seorang pekerja. Satuan waktunya dapat ditentukan per jam, per hari, per minggu atau per bulan. Contohnya perusahaan X menetapkan pembayaran upahnya per hari sebesar Rp. 50.000, maka jika seorang pekerja bekerja selama 10 hari, upah yang akan dia terima sebesar 10 hari x Rp. 50.000 = Rp.500.000.
Kebaikan sistem upah menurut waktu adalah sebagai berikut.
o   Pekerja tidak perlu bekerja terburu-buru
o   Pekerja tahu dengan pasti jumlah upah yang akan diterimaKeburukan sistem upah menurut waktu adalah sebagai berikut.
o   Pekerja biasanya kurang giat dan kurang teliti, karena besarnya upah tidak didasarkan atas prestasi kerja.
b.      Sistem Upah Borongan
Sistem ini mendasarkan pemberian upah berdasarkan balas jasa atas suatu pekerjaan yang dipaketkan atau diborongkan. Contohnya, upah untuk membangun tower sebuat operator seluler, pembuatannya diborongkan kepada perusahaan yang bergerak dibidangnya.
Kebaikan sistem upah borongan adalah sebagai berikut:
o   Pekerja mengetahui dengan pasti jumlah upah yang akan diterima.
o   Bagi majikan, tidak perlu berhubungan lansung dengan pekerja dan mengetahui dengan pasti berapa jumlah upah yang harus dibarkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
Keburukan sistem upah borongan adalah sebagai berikut.
o   Jika terjadi salah perhitungan, pekerjaan tidak dapat diselesaikan dan terhenti di tengah jalan.
c.       Sistem Co-Partnership
Sistem ini memberikan upah kepada pekerjanya berupa saham atau obligasi perusahaan. Dengan saham atau obligasi tersebut, para pekerja merasa memiliki sendiri perusahaan tersebut. Dalam sistem ini, pengusaha dan pekerja merupakan partner atau mitra usaha.
Kebaikan sistem Co-Partnership adalah sebagai berikut.
o   Apabila perusahaan mendapatkan keuntungan besar, maka pekerja menerima upah yang besar pula.
Keburukan sistem Co-Partnership adalah sebagai berikut.
o   Pada saat perusaan mendapatkan kerugian, maka masing-masing uang yang ditanamkan dalam saham tidak memberikan keuntungan.
d.      Sistem Upah Bagi Hasil
Sistem ini memberikan upah kepada pekerjanya dengan sistem bagi hasil. Biasanya digunakan dalam penggarapan lahan pertanian dimana pemilik lahan dan penggarap lahan membagi hasil pertaniannya dengan presentase tertentu sesuai dengan kesepakatan bersama.
e.       Sistem Upah Menurut Prestasi
Sistem ini menentukan upah berdasarkan prestasi kerja yang diperoleh oleh para pekerja. Dengan demikian, besarnya upah yang diperoleh oleh seorang pekerja bergantng kepada banyak sedikitnya hasil yang dicapai dalam waktu tertentu oleh pekerja tersebut.
f.       Sistem Upah Skala
Sistem ini menentukan besaran upah berdasarkan tingkat kemajuan dan kemunduran hasil penjualan. Jika hasil penjualan meningkat, maka upah bertambah, dan sebaliknya.
Kebaikan dari sistem ini adalah sebagai berikut.
o   Pekerja giat bekerja dan produktivitasnya tinggi.
Keburukan sistem ini adalah sebagai berikut.
o   Kualitas kerja kadang kurang diperhatikan sebagai akibat pekerja bekerja terlampau keras.
o   Jumlah upah tidak tetap.
g.       Sitem Upah Premi
Sistem ini merupakan kombinasi sistem upah prestasi yang ditambah dengan senjumlah premi tertentu. Contonya, jika Elya sebagai pekerja menyelesaikan 200 potong pakaian dalam 1 jam, maka dibayar Rp 5000,00 dan jika terdapat kelebihan dari 200 potong, maka diberikan premi. Misalnya prestasi kerjanya 210 potong per jam, maka Elya akan mendapatkan Rp 5000,00 ditambah (10/200x Rp 5000,00) = Rp5250,00 dan seterusnya.
h.      Sistem Bonus
Sistem ini memberikan upah tambahan kepada pekerja dari sebagian keuntungan perusahaan pada akhir tahun buku. Jadi selain upah tetap bulanan, pekerja mendapatkan upah tambahan sebagai bonus atas partisipasinya dalam membangun perusahaan sehingga mendapatkan keuntungan.
Kebaikan sistem ini adalah sebagai berikut.
o   Pekerja ikut bertanggung jawab bahkan berkepentingan atas kemajuan perusahaan.
Keburukan sistem ini adalah sebagai berikut.
o   Tidak semua pekerja mampu menunjukkan hasil yang dicapai atas kemajuan perusahaan.
i.        Sistem Upah Indeks Biaya Hidup
o   Sistem ini mengaitkan pemberian upah dengan turun naiknya biaya hidup. Jika biaya hidup meningkat, maka upah pekerja dinaikan, dan sebaliknya. Dalam sistem ini, upah dapat dibayarkan dalam bentuk barang, seperti sembako.

3.      Upaya meningkatkan kualitas kerja
Dalam rangka meningkatkan kualitas tenaga kerja dapat dilakukan dengan cara :
a.       Peningkatan  pendidikan formal
b.      Peningkatan gizi masyarakat
c.       Mengadakan pelatihan
d.      Memberikan pelatihan keterampilan bagi yang mencari kerja.











Modul :  EKONOMI 2 SMA/MA KLS X IPS (SISTEM SKS)




MODUL 2

Standar kompetensi          : 1. Memahami kondisi ketenagakerjaan dan dampaknya terhadap pembangunan  ekonomi
Kompetensi dasar                 :     1.2 Mendeskripsikan tujuan pembangunan ekonomi
Indicator                                   :
1.       Mendeskripsikan pengertian pembangunan ekonomi
2.       Mengemukakan tujuan dari pembangunan nasional
3.       Mendiskusikan faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi
4.       Mengidentifikasi keberhasilan dan kegagalan pembangunan ekonomi
5.       Menghitung angka ketergantungan penduduk dalam pembangunan ekonomi
MATERI POKOK
1.          PENGERTIAN PEMBANGUNAN EKONOMI
Menurut todarro, pembangunan ekonomi diartikan sebagai suatu proses multidifungsional. Pembangunan ekonomi melibatkan perubahan-perubahan besar dalam struktur sosial, sikap-sikap mental yang sudah terbiasa, dan lembaga-lembaga nasional. Termasuk juga percepatan pertumbuhan ekonomi serta pengurangan dan pemberantasan kemiskinan absolute.
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan dalam pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan menghitung adanya pertambahan penduduk disertai adanya perubahan fundamental dalam struktur ekonomi.
2.       TUJUAN DARI PEMBANGUNAN NASIONAL
Pembangunan nasional Indonesia bertujuan untuk mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur, material, dan spiritual berdasarkan Pancasila, di dalam wadah negara kesatuan republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, dan bersatu, dalam suasana perikehidupan bangsa yang damai, tentram, tertib, dan dinamis, serta dalam lingkungan pergaulan hidup dunia yang merdeka, bersahabat, tertib, dan damai.
Sementara, yang menjadi hakikat pembangunan nasional Indonesia ialah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia.
3.          FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBANGUNAN EKONOMI
a.       Faktor ekonomi
·         Sumber daya alam
·         Sumber daya manusia
·         Sumber daya modal
·         Keahlian
b.      Faktor non ekonomi
Faktor nonekonomi antara lain lembaga-lembaga sosial keadaan politik dan instutisional, yang kesemuanya dapat mempengaruhi sikap dan kemampuan masyarakat sebagi pelaksana pembangunan.
4.           KRITERIA PENGUKURAN KEBERHASILAN PEMBANGUNAN EKONOMI
a.       Pendapatan nasional
b.      Pendapatan perkapita
c.       Distribusi pendapatan
d.      Peranan sektor industry dan jasa
e.      Kesempatan kerja
f.        Stabilitas ekonomi
g.       Neraca pembayaran luar negeri

5.       ANGKA KETERGANTUNGAN PENDUDUK
Jumlah penduduk nonproduktif dalam setiap 100 orang penduduk produktif disebut angka kebergantungan (dependency ratio). Dependency ratio dihitung dengan cara:
Dependency Ratio (DR) =   Penduduk Luar Usia Kerja (PLUK)
Penduduk Usia Kerja (PUK)

Semakin tinggi tingkat Dependency Ratio (DR), semakin buruk tingkat beban yang ditanggung setiap penduduk produktif. Adapun tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) adalah angka perbandingan antara jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk usia kerja yang dinyatakan dalam persentase.
TPAK =                Angkatan kerja                             x 100%
Penduduk berusia15 tahun ke atas

SOAL-SOAL FORMATIF
Petunjuk : pilihlah jawaban yang paling tepat dan berilah tanda silang ( X )
1.       Pengertian pembangunan ekonomi adalah….
a.       Perluasan industry dan perdagangan
b.       Pertumbuhan peralatan dan sarana pembangunan
c.        Kenaikan produksi dan pertambahan pendapatan
d.       Perubahan yang terus menerus untuk kesempurnaan
e.       Peningkatan sarana dan prasarana perekonomian
2.       Salah satu tanda terjadinya pembangunan ekonomi adalah…
a.       Peningkatan kesejahteraan rakyat
b.       Peningkatan konsumsi
c.        Produksi
d.       Peningkatan produktivitas
e.       Peningkatan investasi
3.       Criteria pengukuran pembangunan ekonomi yang menggambarkan kemampuan penduduk untuk mengkonsumsi barang/ jasa adalah….
a.       Jumlah penduduk dan jumlah produksi
b.       Distribusi pendapatan
c.        Pendapatan nasional
d.       Pendapatan perkapita
e.       Kesempatan kerja
4.       hambatan pembangunan ekonomi Indonesia yang utama adalah….
a.       Rendahnya tingkat pendidikan sehingga produktifitas hasil rendah
b.       Kurangnya modal akibat rendahnya tabungan masyarakat
c.        Stabilitas ekonomi yang tidak mantab yang berakibat inflasi tinggi
d.       Sistem distribusi yang tidak merata berakibat penetapan harga oleh pemerintah
e.       Rendahnya penguasaan teknologi sebagai sarana untuk menggali kekayaan alam
5.       Faktor yang merupakan pendorong pembangunan adalah….
a.       Faktor kekayaan alam
b.       Faktor modal
c.        Faktor pembentikan modal
d.       Faktor organisasi
e.       Faktor kepadatan penduduk

Cocokkan jawaban anda dengan kunci jawaban tes formatif yang terdapat dibagian akhir modul ini. Hitung jawaban anda yang benar, kemudian gunakan rumus dibawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan anda terhadap materi KD 1.2
                                             Jumlah jawaban yang benar
Tingkat penguasaan =                                                                  x 100%
                                                                    5
Arti tingkat penguasaan yang anda capai:
90% - 100%         : Baik sekali
80% - 89%           : Baik
70% - 79%           : Cukup
< 70%                    : kurang
Penguasaan apabila tingkat anda mencapai 80% keatas, anda dapat meneruskan dengan kegiatan selanjutnya. Hebat!. Tetapi apabila tingkat penguasaan anda masih dibawah 80% anda harus mengulang belajar. Terutama bagian yang anda belum kuasai.

KUNCI JAWABAN
1.       D                             4. E
2.       E                             5.C
3.       B


Kamis, 02 Februari 2012

MANFAAT BERENANG UNTUK BAYI

SEJAK bayi sebenarnya seorang anak sudah dapat diajarkan berenang, sebab saat di dalam kandungan, seorang bayi telah terbiasa berada di dalam cairan selama 9 bulan. Dalam cairan ketuban, seorang bayi akan merasa nyaman dan hangat. Karena itu sejak lahir, si kecil telah memiliki kemampuan instingtif untuk bergerak di bawah air dan tidak takut saat berada di dalam air.
Pada usia sekitar empat bulan, seorang bayi telah punya 'reflek menyelam' yang mencegahnya menelan air saat berada di dalam air. Itu sebabnya, di usia ini si kecil akan sangat mudah untuk dilatih berenang.
Tapi setelah otaknya berfungsi dengan baik, reflek ini akan berangsur menghilang, sehingga mau tak mau ia harus kembali belajar menahan napas di dalam air.
Untuk memulai belajar berenang, sebaiknya orangtua memperkenalkan si kecil lebih dulu dengan bermain di bak kamar mandi atau di kolam plastik. Pastikan air yang digunakan cukup hangat, yaitu minimal 33 derajat celcius, sehingga ia tidak kedinginan.
Kolam renang kecil ini, akan membantunya memperkenalkan sensasi berada di dalam air. Merasakan bagaimana tubuhnya berada di air, sebelum ia diperkenalkan dengan kolam renang sungguhan.
Memperkenalkan olah raga renang, harus dilakukan secara bertahap, yaitu:
  1. Mulailah dengan mengajak si kecil bermain-main di pinggir kolam terlebih dulu, misalnya dengan memukul-mukul air. Bila ia terlihat takut terkena cipratan air, jangan dipaksakan.
  2. Buatlah suasana yang menyenangkan saat bermain di dalam air, sehingga keberaniannya terbentuk. Sesekali biarkan air kolam terpercik ke wajahnya.
  3. Bila si kecil sudah terlihat lebih berani, gendong ia dan masukkan ke dalam kolam. Biarkan sementara waktu hingga ia merasa aman dan tetap berada di dekat Anda.
  4. Pukul-pukullah permukaan kolam untuk mengajaknya bermain, atau ajak ia bernyanyi bersama sehingga ia lebih santai dan merasa senang. Ikuti dengan berbagai gerakan di air, sambil bernyanyi atau bermain di dalam kolam.
  5. Apabila kepercayaan dirinya telah tumbuh, ajak ia bermain pura-pura menjadi pesawat. Caranya dengan menengkurapkan si kecil dengan menyangga badannya di telapak tangan kiri Anda, sementara perut dan kakinya disangga dengan telapak kanan Anda. Tekukkan kedua siku lengan, sehingga tubuhnya dekat dengan tubuh Anda dan ia merasa aman. Setelah itu katakan, "Asyik, pesawatnya bisa terbang...."
  6. Secara perlahan-lahan, rentangkan kedua lengan Anda. Seolah-olah ia melayang sendiri di atas air. Dalam posisi ini, ia akan merasakan tekanan dari air. Mintalah ia membentangkan kedua tangannya, katakan, "Wah, pesawatnya terbang jauh."
  7. Sebagai variasi, telentangkan si kecil di atas air. Sangga bokong dan punggung dengan telapak tangan kiri, sementara sangga leher telapak tangan kanan. Biarkan ia tidur-tiduran selama beberapa waktu. Secara perlahan-lahan, lepaskan telapak tangan Anda yang menyangga bokong dan punggungnya. Dalam posisi ini, si kecil akan merasakan nikmatnya melayang di atas air.
  8. Jika ia sudah mulai pintar melayang di air, barulah Anda pegang kedua tangannya sambil Anda berjalan mundur. Jika ini sudah bisa dilakukannya dengan piawai, lepaskan si kecil dan biarkan dia berenang sendiri.
  9. Gerakan yang dilakukan saat berenang, memberi banyak manfaat bagi anak-anak. Ia akan merasakan kebebasan dalam bergerak, jantung dan paru-parunya lebih kuat serta postur tubuh pun terbentuk akibat sirkulasi darah dan organ tubuh yang bekerja lancar.
  10. Selain itu, seorang anak yang senang berenang, akan memiliki otot-otot tubuh yang lentur dan kuat. Daya tahan tubuhnya pun lebih tinggi, dibanding anak-anak yang tak suka berenang, apalagi yang tak suka olah raga.
Berenang juga dapat menjadi sarana yang tepat dalam membentuk kepribadian, karena anak yang belajar berenang akan tumbuh menjadi anak yang lebih percaya diri, bahagia, mandiri dan mudah menyesuaikan diri.
Keuntungan lainnya, gerakan anggota badan si kecil saat berenang pun, diduga dapat merangsang pertumbuhan syaraf-syaraf tepi. Sehingga syaraf otaknya menjadi lebih aktif dan diharapkan mampu meningkatkan kepintarannya.
Jadi jangan lupa untuk menemani si kecil saat berenang, karena kedekatan yang terjalin erat antara orangtua dan anak adalah yang terpenting bagi perkembangannya. Keakraban antara orangtua dan anak, sangat berharga saat ia dewasa kelak.

Pemberian ASI eksklusif

Pemberian ASI eksklusif – Susu ekslusif bagi bayi merupakan hal yang sangat terpenting dalam kebutuhan si buah hati. ASI memang dirancang khusus untuk makanan si buah hati selama masih dalam usia balita. Usahakan si buah hati di beri perhatian khusus seperti pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan. Kandungan yang kaya akan nutrisi dan gizi ini tidak dapat tergantikan oleh susu forumula, meskipun harganya paling mahal sekalipun. Itulah anugerah yang diberikan oleh Tuhan kepada kita. Tidak ada untungnya memberikan makanan pengganti ASI sebelum enam bulan – selain kelebihan berat badan yang tidak perlu. Malahan, bisa jadi MPASI tersebut memicu alergi pada bayi, gangguan pencernaan, atau obesitas

Langkah-langkah memulai dan mencapai ASI eksklusif :
- Menyusui dalam satu jam setelah kelahiran
- Menyusui secara ekslusif: hanya ASI. Artinya, tidak ditambah makanan atau minuman lain, bahkan air putih sekalipun.
- Menyusui kapanpun bayi meminta (on-demand), sesering yang bayi mau, siang dan malam.
- Tidak menggunakan botol susu maupun empeng.
- Mengeluarkan ASI dengan memompa atau memerah dengan tangan, disaat tidak bersama anak.
- Mengendalikan emosi dan pikiran agar tenang.

Mengapa ASI eksklusif tidak bisa digantikan dengan yang lainnya? Hal ini memicu dengan perkembangan si buah hati. Untuk pertumbuhan yang maksimal sebaiknya anda berikan ASI secara eksklusif selama 6 bulan. Jika tidak ada ASI anda bisa menggunakan susu formula. Akan btetapi pertumbuhan untuk si bayi hati tidak akan maksimal. Sedangkan dalam usia 6 bulan ke bawah di beri makann lainnya. Maka si buah hati akan sulit mencernanya. Sebab pencernaan si buah hati akan relatif sempurna saat usia 6 bulan ke atas.

Manfaat ASI eksklusif untuk si bayi :
- Melindungi dari infeksi gastrointestinal
- Bayi yang ASI ekslusif selama enam bulan tingkat pertumbuhannya sama dengan yang ASI eksklusif hanya empat bulan.
- ASI eksklusif enam bulan ternyata tidak menyebabkan kekurangan zat besi

Manfaat ASI eksklusif untuk si Ibu :
- Menambah panjang kembalinya kesuburan pasca melahirkan, sehingga
- Memberi jarak antar anak yang lebih panjang alias menunda kehamilan berikutnya
- Karena kembalinya menstruasi tertunda, ibu menyusui tidak membutuhkan zat besi sebanyak ketika mengalami menstruasi
- Ibu lebih cepat langsing. Penelitian membuktikan bahwa ibu menyusui enam bulan lebih langsing setengah kg dibanding ibu yang menyusui empat bulan.
- lebih ekonomis